Kuatkan Kaki Jangan Tergelincir

“Kerana sudah demikian mestinya hidup itu, habis kesulitan yang satu akan menimpa pula kesulitan yang lain. Kita hanya beristirahat buat sementara, guna mengumpulkan kekuatan untuk menempuh perjuangan yang baru. Sebab itulah maka tak usah kita menangis di waktu mendaki, sebab di balik puncak perhentian pendakian itu, telah menunggu daerah yang menurun. Hanya satu yang akan kita jaga di sana, iaitu kuatkan kaki, supaya jangan tergelincir. Dan tak usah kita tertawa di waktu menurun kerana kita akan menempuh pendakian pula, yang biasanya lebih tinggi dan menggoyahkan lutut daripada pendakian dahulu. Dan barulah kelak di akhir sekali, akan berhenti pendakian dan penurunan itu, di satu padang yang luas terbentang, bernama maut.”

(Hamka, Merantau ke Deli:71)

Dihadiahkan oleh my crime partner sejak form 4.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s