Kepadamu

ketika bahasa tak lagi percaya pada kata
apakah yang masih bisa kita ucap?
:cinta
 
ketika wajahmu tak lagi menampakkan
kening, mata, hidung dan mulut
apakah yang masih bisa kukecup?
:doa 
 
-Helvy Tiana Rosa-
 

Ramadhan belum berakhir tapi hati sudah merindu. Terawih belum cukup sebulan tapi mata sudah dibasahi air mata kangen. Memburu malam seribu bulan ibarat menunggu cinta yang sudah lama kita tak ketemu. Hati penuh harapan, tapak tangan dibasahi resah. “Cinta adalah rasa yang kuucap dalam setiap desah dan cuaca tak sampai-sampai getarnya padamu.”

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s