Lalu dengan apa? Untuk apa.

Dalam menaip “Sunnah”, autocorrect Microsoft Word membetulkan menjadi “sunbath”. Gelak sendiri. Seperti mengejek ejek pemuda itu.

“Mentang-mentang cuaca panas hari ni, kau ejek aku ye MS?”

Bukan mudah melihat bumi Inggeris bercuaca panas.

Sejuk?

Sudah biasa.

Hujan?

Seperti hari hari normal.

Berangin?

Apatah lagi.

Gloomy?

Seperti makanan ruji.

 

Dan pemuda itu di dalam bilik kecilnya, bersamanya kebas kaki, sepet mata, peluh tangan melayan setiap bait bait perkataan yang merayu perhatiannya. Gelak kecilnya tadi dimatikan.

 

“lalu untuk apa?”

 

Memikirkan soalan yang dikonstruk sendiri selama beberapa ketika, kemudian jawab sendiri.

 

“untuk sumpah cintamu 5 tahun lalu.”

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s